Minggu, 29 Januari 2012
Bisakah Kanker Serviks Disembuhkan ?
Berhubung tidak mengeluhkan gejala apa pun, penderita kanker serviks biasanya datang ke rumah sakit ketika penyakitnya sudah mencapai stadium 3. Masalahnya, kanker serviks yang sudah mencapai stadium 2 sampai stadium 4 telah mengakibatkan kerusakan pada organ-organ tubuh, seperti kandung kemih, ginjal, dan lainnya.

Karenanya, operasi pengangkatan rahim saja tidak cukup membuat penderita sembuh seperti sedia kala. Selain operasi, penderita masih harus mendapatkan erapi tambahan, seperti radiasi dan kemoterapi. Langkah tersebut sekalipun tidak dapat menjamin 100% penderita mengalami kesembuhan.
Pilih mana? mencegah dengan vaksinasi atau anda memilih pengangkatan rahim, radiasi dan kemoteraphy yang masih juga belum ada jaminan sembuh? Lebih baik mencegah daripada mengobatikanker serviks bukan?
Sumber utama : http://female.kompas.com – kanker serviks dan http://www.ingateros.com
Pentingnya Vaksin HPV (Kanker Serviks) dan Efek Samping
Pada pertengahan tahun 2006 telah beredar vaksin pencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18 yang menjadi penyebab kanker serviks. Vaksin ini bekerja dengan cara meningkatkan kekebalan tubuh dan menangkap virus sebelum memasuki sel-sel serviks.
Selain membentengi dari penyakit kanker serviks, vaksin ini juga bekerja ganda melindungi perempuan dari ancaman HPV tipe 6 dan 11 yang menyebabkan kutil kelamin. Yang perlu ditekankan adalah, vaksinasi ini baru efektif apabila diberikan pada perempuan berusia 9 sampai 26 tahun yang belum aktif secara seksual. Vaksin diberikan sebanyak 3 kali dalam jangka waktu tertentu. Dengan vaksinasi, risiko terkena kanker serviks bisa menurun hingga 75%.

EFEK SAMPING
Vaksin ini telah diujikan pada ribuan perempuan di seluruh dunia. Hasilnya tidak menunjukkan adanya efek samping yang berbahaya. Efek samping yang paling sering dikeluhkan adalah demam dan kemerahan, nyeri, dan bengkak di tempat suntikan.
Efek samping yang sering ditemui lainnya adalah berdarah dan gatal di tempat suntikan. Vaksin ini sendiri tidak dianjurkan untuk perempuan hamil. Namun, ibu menyusui boleh menerima vaksin ini.
Cara Mendeteksi Kanker Serviks dan Pencegahannya
Bagaimana mendeteksi adanya kanker serviks?
Pap smear adalah metode pemeriksaan standar untuk mendeteksi kanker leher rahim. Namun, pap smear bukanlah satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi penyakit ini. Ada pula jenis pemeriksaan dengan menggunakan asam asetat (cuka).
Menggunakan asam asetat cuka adalah yang relatif lebih mudah dan lebih murah dilakukan. Jika menginginkan hasil yang lebih akurat, kini ada teknik pemeriksaan terbaru untuk deteksi dini kanker leher rahim, yang dinamakan teknologi Hybrid Capture II System (HCII).
Bagaimana mencegah kanker serviks?
Meski menempati peringkat tertinggi di antara berbagai jenis penyakit kanker yang menyebabkan kematian, kanker serviks merupakan satu-satunya jenis kanker yang telah diketahui penyebabnya. Karena itu, upaya pencegahannya pun sangat mungkin dilakukan. Yaitu dengan cara :
- tidak berhubungan intim dengan pasangan yang berganti-ganti
- rajin melakukan pap smear setiap dua tahun sekali bagi yang sudah aktif secara seksual
- dan melakukan vaksinasi HPV bagi yang belum pernah melakukan kontak secara seksual
- dan tentunya memelihara kesehatan tubuh

Sabtu, 28 Januari 2012
Penyebab Kanker Serviks dan Penularannya

Penyebab kanker serviks, yaitu :
1. Kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, dimana sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan 18.
2. Selain disebabkan oleh virus HPV, sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.
Cara penularan kanker serviks, yaitu dengan penularan virus HPV yang terjadi melalui hubungan seksual, terutama yang dilakukan dengan bergonta-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, oral ke genital, maupun secara manual ke genital. Karenanya, penggunaan kondom saat melakukan hubungan intim tidak terlalu berpengaruh mencegah penularan virus HPV. Sebab, tak hanya menular melalui cairan, virus ini bisa berpindah melalui sentuhan kulit!
kanker serviks (DOCTOR'S FILE TRANS7)
Setelah kamu tahu tentang apa itu kanker seviks, mari kita lihat secara jelas bahayanya. Semoga semakin menyadarkan kita betapa pentingnya menjaga organ intim kita sebagai perempuan, salah satunya dengan melakukan vaksin kanker serviks.
Kamis, 26 Januari 2012
Kanker Serviks dan Gejalanya
Kanker serviks adalah penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Yaitu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim. Letaknya antara rahim (uterus) dengan liang senggama wanita (vagina).
Kanker ini 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim. Berawal terjadi pada leher rahim, apabila telah memasuki tahap lanjut, kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di
seluruh tubuh penderita.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks. Sekitar 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia. Mengapa bisa begitu berbahaya? Pasalnya, kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut. Sulit sekali dideteksi hingga penyakit telah mencapai stadium lanjut.
Beberapa gejala yang ditimbulkan oleh kanker serviks stadium lanjut: . . .
- Munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim.
- Keputihan yang berlebihan dan tidak normal.
- Perdarahan di luar siklus menstruasi.
- Penurunan berat badan drastis.
- Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung.
- Juga hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.
Kamis, 12 Januari 2012
8 Kiat Sukses Malam Pertama
Tiap pasangan pengantin baru selalu menantikan yang namanya malam pertama. Malam ini akan menjadi momen paling romantis di kehidupan pernikahan. Banyak pasangan tidak sabar untuk melewatinya, tapi banyak juga yang was-was atau malah takut menghadapinya. Lalu bagaimanakah kiat sukses malam pertama?

1. Siapkan diri jasmani&rohani. Istirahat cukup sebelum pesta pernikahan yang akan mempengaruhi kondisi fisik anda saat malam pertama.
2. Persiapkan mental anda agar malam pertama anda sesuai dengan apa dan pasangan anda harapkan. Pelajari apa saja kesukaan pasangan anda.
3. Jangan tergesa-gesa atau terburu-buru, agar pasangan anda tidak kaget dan merasa tidak nyaman.
4. Ciptakan suasana romantis sebelum berhubungan intim. Hal ini akan mendekatkan anda dengan pasangan anda. Suasana romantis dapat dimulai dengan mengobrol ringan, lalu kurangi intensitas obrolan secara perlahan&alihkan obrolan pada sentuhan-sentuhan fisik.
5. Jangan egois. Sama-sama berpikir untuk melayani, bukan dilayani. Buat pasangan senyaman mungkin karena dengan begitu ia akan memberikan yang terbaik.
6.Jaga kesehatan dan kebersihan sebelum melakukan hubungan intim. Kondisi tubuh yang bersih dan sehat akan mendukung vitalitas anda di malam pertama.
7. Hindari kalimat2 negatif yang bisa merusak mood pasangan, seperti: "Ngga enak ahh.." atau "Kok begitu sih?". Kalau memang ada hal yang tidak diinginkan, sebaiknya ungkapkan dengan gerakan/ucapan yg halus. Atau tunda setelah malam pertama usai.
8. Santai dan nikmati malam pertama anda. Tak perlu banyak berpikir, lakukan semuanya dengan santai dan mengalir.
Itu lah 8 kiat sukses malam pertama bagi anda yang sbentar lagi akan menikah. Intinya kenalilah pasangan anda dan bangun rasa saling percaya :)
Tips Menjaga Dan Merawat Kesehatan Kulit

Cuaca yang semakin tak menentu membuat kesehatan kulit Anda pasti terganggu. Untuk itu selalu sedia senjata berikut agar kulit tetap sehat menghadapi cuaca hujan, lembab atau panas sekalipun.
1. Air
Air sangat baik dalam memperbaiki sirkulasi kulit. Untuk itu cukupkan delapan gelas air sehari untuk menjaga kulit tetap kenyal.
2. Makanan tinggi asam lemak Omega-3
Asam lemak ini membantu melembutkan kulit kering dengan menjaga kelembaban kulit. Sebab dalam beberapa kasus berbagai penyakit kulit seperti eksim diakibatkan kurangnya asam lemak ini. Untuk itu selalu santap salmon, tuna, atau ikan trout, kacang-kacang atau biji-bijian seperti rami, dan kenari juga membantu.
3. Makanan mengandung Zinc
Zinc membantu menyembuhkan luka dengan memperbaiki kulit yang rusak sekaligus melindunginya dari gangguan di kemudian hari. Makanan seperti tiram, kacang-kacangan, kalkun, kepiting, dan daging sapi tanpa lemak adalah solusinya.
4. Makanan kaya Vitamin A
Vitamin A dapat membantu memperbaiki kerusakan kulit, terutama bila Anda sering beraktifitas di bawah sinar matahari. Konsumsi sayuran hijau, wortel, kentang manis, dan labu bisa Anda lakukan sebagai jalan keluarnya.
5. Makanan tinggi Vitamin E
Vitamin ini membantu kulit mempertahankan kelembabannya. Vitamin E juga membantu kulit terlindungi dari sinar UV. Selalu gunakan pelembab dengan kandungan tinggi vitamin E dan konsumsi kacang-kacangan untuk asupan nutrisi dari dalam.
Air sangat baik dalam memperbaiki sirkulasi kulit. Untuk itu cukupkan delapan gelas air sehari untuk menjaga kulit tetap kenyal.
2. Makanan tinggi asam lemak Omega-3
Asam lemak ini membantu melembutkan kulit kering dengan menjaga kelembaban kulit. Sebab dalam beberapa kasus berbagai penyakit kulit seperti eksim diakibatkan kurangnya asam lemak ini. Untuk itu selalu santap salmon, tuna, atau ikan trout, kacang-kacang atau biji-bijian seperti rami, dan kenari juga membantu.
3. Makanan mengandung Zinc
Zinc membantu menyembuhkan luka dengan memperbaiki kulit yang rusak sekaligus melindunginya dari gangguan di kemudian hari. Makanan seperti tiram, kacang-kacangan, kalkun, kepiting, dan daging sapi tanpa lemak adalah solusinya.
4. Makanan kaya Vitamin A
Vitamin A dapat membantu memperbaiki kerusakan kulit, terutama bila Anda sering beraktifitas di bawah sinar matahari. Konsumsi sayuran hijau, wortel, kentang manis, dan labu bisa Anda lakukan sebagai jalan keluarnya.
5. Makanan tinggi Vitamin E
Vitamin ini membantu kulit mempertahankan kelembabannya. Vitamin E juga membantu kulit terlindungi dari sinar UV. Selalu gunakan pelembab dengan kandungan tinggi vitamin E dan konsumsi kacang-kacangan untuk asupan nutrisi dari dalam.
Langganan:
Postingan (Atom)